Tim Dirjen Kemenkumham Periksa Lapas Jember

0
215

Jember, Xposfile – Persoalan Lapas Kelas II Jember ternyata sudah menjadi atensi dari pejabat-pejabat KemenKumHam di Jakarta. Minggu siang 18/7/2021, beredar informasi dikalangan wartawan tentang turunnya tim dari Kemenkumham yang melakukan pemeriksaan di Lapas II Jember.

melalui pesan whatsApp, Xposfile mencoba mengklarifikasi kebenaran informasi adanya pemeriksaan oleh Tim Dirjen Kemenkumham kepada Plt Kalapas. Pesan itu terlihat telah dibaca dan kemudian dijawab dengan sesuatu, namun akhirnya, sebelum sempat terbaca jawaban apa, jawaban pesan itu sudah dihapusnya.

Saat dihubungi melalui saluran telepon oleh salah satu wartawan di Jember, Plt Kalapas Jember Sarwito membenarkan tentang informasi adanya pemeriksaan dari salah satu Dirjen Kemenkumham.

“Ya mas, ada dari tim direktorat jenderal” ujarnya singkat menjawab pertanyaan wartawan pada Minggu, 18/7/2021.

Namun, dirinya mengaku belum bisa memberikan keterangan tentang maksud dan tujuan kedatangan tim pemeriksa.

“Sementara, tim masih belum memberitahukan ke kita. Jadi masih belum tahu” sambungnya.

Namun, ia berjanji akan memberikan keterangan kepada wartawan setelah tim selesai melakukan pemeriksaan. Informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, tim yang turun memeriksa adalah tim dari Direktur Kamtib KemenKumHam.

Seperi diketahui, sebelumnya, berawal dari informasi adanya dugaan jual beli fasilitas kepada salah satu narapidana berinisial ASM. Kemudian santer dikabarkan sejumlah media tentang adanya dugaan pemerasan oleh oknum wartawan kepada Pejabat Lapas Kelas II.

Baca : Dugaan Jual Beli Fasilitas di Lapas Jember Jadi Sorotan Nasional

Buntut kasus pemerasan oknum wartawan dan dugaan jual beli fasilitas bagi narapidana oleh oknum-oknum petugas di Lapas Jember akhirnya menarik perhatian Indonesian Club, sebuah lembaga kajian pemantau kebijakan pemerintah yang bermarkas di Jakarta.

Berdasarkan penelusuran, lewat rilisnya mengungkap adanya oknum pejabat Lapas Jember yang terindikasi melakukan praktik perbuatan korup dan penyalahgunaan jabatan untuk memberikan perlakuan khusus kepada beberapa narapidana (napi).

Gigih Guntoro ST, M.Si, CCPS, Direktur Eksekutif Indonesian Club, mengaku telah melakukan pengamatan tentang dugaan penyimpangan perilaku pejabat Lapas Jember sejak tahun 2016.

“Kami menemukan di banyak tempat dan tidak hanya di Jember. Kemarin kami juga bongkar kasus Medaeng sama Tangerang. Efek jeranya juga ada itu, sampai ada pemecatan pegawai setempat” ujarnya melalui saluran telepon pada Rabu, 14 Juli 2021.

Berikutnya, seperti bola salju sebuah gunung es, berdasrkan pengakuan seorang kurir pengedar narkoba jenis sabu-sabu, terungkap adanya peredaran narkoba yang dikendalikan oleh seorang narapidana dari dalam Lapas kelas II Jember.

Baca : Kurir Sabu Ditangkap Polisi, Ngaku Dikendalikan Narapidana di Lapas Jember

Pewarta : Kustiono Musri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.