Hanya Hitungan Hari, Polres Jember Berhasil Tangkap Penyebar Wafer Isi Silet

0
4560

Jember, Xposfile – Hanya dalam hitungan hari, Tim gabungan Polres Jember bersama Polsek Patrang berhasil menangkap terduga pelaku teror penyebaran wafer yang berisi silet dan isi staples kepada anak anak di wilayah Kecamatan Patrang Jember.

Pelaku yang diketahui bernama AGH (43) warga Kelurahan Kreongan Patrang Jember diamankan Satreskrim Polres Jember pada Selasa (3/8/2021) saat pelaku sedang makan siang di salah satu warung yang ada di depan RS dr. Soebandi Jember.

“Terduga pelaku kami amankan bersama tim gabungan dari Polsek Patrang. Tertangkapnya pelaku memang sudah kami curigai, sehingga kami amankan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jember AKP. Komang Yogi Arya Wiguna Selasa (3/8/2021).

Sedangkan mengenai motif pelaku membuat teror membagikan wafer berisi benda tajam, Kasatreskrim mengatakan bahwa dari pengakuan sementara untuk tolak balak.

“Pengakuan sementara, motif dari pelaku untuk tolak balak, pelaku sendiri juga mengaku jika dirinya sering mendapat kiriman serupa dari orang tidak dikenal, sehingga pelaku berbuat demikian agar dirinya tidak mengalami sial,” ujar Kasatreskrim.

Sudah berapa kali pelaku menjalankan aksinya? Menurut Kasatreskrim dari pengakuan sementara pelaku sudah menjalankan aksinya sebanyak 10 kali.

“Pengakuan nya pelaku sudah sepuluh kali melakukan hal ini (menyebar snack dengan memberi benda tajam), namun kami masih melakukan pengembangan, apalagi pelaku mengaku jika saat beraksi sendirian tanpa ada yang membantu,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang, pada Jumat lalu dihebohkan dengan adanya teror wader berisi silet dan isi staples yang diberikan ke anak anak yang sedang bermain.

Tak ayal peristiwa ini membuat orang tua resah dan heboh, sebab selain seperti bentuk teror, hal ini juga membahayakan bagi anak-anak mereka. (*)

Pewarta : Kustiono Musri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.