Tak Cukup Dengan Permintaan Maaf Bupati, PDI Perjuangan Akan Kirim Surat Resmi

1
758

Jember, Xposfile – Geger penertiban baliho ucapan Idul Fitri milik tokoh-tokoh Partai Politik disaat masyarakat Jember sedang menikmati suasana lebaran menjadikan tensi politik Jember memanas.

Kabar terbaru, beberapa media memberitakan tentang adanya permintaan maaf dari bupati. Namun sayang, permintaan maaf itu masih disertai dengan alasan pembenar atas kebijakannya. Kali ini dengan alasan bahwa kebijakan tersebut dilakukan atas dasar PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang turun drastis. 

Nampaknya, persoalan sepertinya belum bisa selesai begitu saja. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edy Cahyo Purnomo atau yang akrab dipanggil Ipung, menilai persoalan ini tidak bisa otomatis selesai hanya dengan ucapan permintaan maaf bupati.

“Permintaan maaf yang dilakukan bupati itu sudah baik, tapi ini jangan sampai diulang-ulang lagi. Dan ini tidak bisa selesai dengan hanya sekedar permintaan maaf” ujarnya.

Menurutnya, dampak kebijakan penertiban itu tidak sederhana, ada akibat-akibat yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

“Setelah minta maaf, apakah bupati mau melaksanakan tuntutan kami memasang kembali baliho-baliho milik PDI-Perjuangan yang sudah terlanjur dibongkar ? Kalau benar nanti akan dipasang kembali, bagaimana dengan milik tokoh-tokoh partai lainnya ?” keluhnya.

Ipung juga mencatat, bupati sudah sering melakukan kesalahan-kesalahan dalam menjalankan pemerintahan.  

“Bupati sudah sering melakukan kesalahan, tidak semudah itu untuk menyelesaikan. Hanya dengan permintaan maaf lalu semua persoalan selesai, gak bisa begitu. Ini pemerintahan, bukan gerombolan. Masak perintah bupati dilakukan hanya lewat pesan whatsApp” ujarnya kesal.

Setelah libur lebaran ini, Ipung berencana akan merapatkan persoalan ini dengan unsur-unsur DPC PDI Perjuangan.

“Dalam waktu dekat ini kami Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan akan mengadakan rapat, selanjutnya kami akan berkirim surat secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Jember terkait dengan apa yang sudah dilakukan bupati” pungkasnya.

Baca juga : Efek Penertiban Baliho Idul Fitri. Fawaid Berharap, di 2024 Jember Punya Pemimpin Bijaksana.

Sebelumnya, anggota DPR-RI yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Arif Wibowo menuntut agar baliho-baliho yang sudah terlanjur dibongkar harus terpasang kembali. Tak cukup hanya dengan statemen, Arif juga telah mengeluarkan Perintah Harian kepada semua kader PDI Perjuangan di Jember.

  1. Mohon Dicek Kembali Banner / Spanduk Partai Yang Sudah Terpasang.
  2. Banner Yang Sudah Dicopot Harus Terpasang Kembali. Karena Ini Adalah Marwah Partai dan Ibu Megawati Soekarno Putri. Sebagai Kader Partai, Harus Menjaga Kehormatan Partai Dan Ketua Umum.
  3. “LAWAN” Kedzoliman Yang Dilakukan Penguasa.

Pewarta : Kustiono Musri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.