Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., secara resmi melantik dan mengukuhkan 190 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (23/1/2026), sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru penguatan birokrasi daerah.

Pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif, seiring tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas pejabat eselon II dan eselon III.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum konsolidasi kekuatan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Jember.
“Alhamdulillah, eselon II dan beberapa eselon III hari ini sudah dilantik dan dikukuhkan. Dengan demikian, insyaallah tim ASN Pemerintah Kabupaten Jember sudah siap bekerja optimal untuk mengejar pembuktian pada tahun 2026,” ujar Gus Fawait.
Ia menyampaikan, Kabupaten Jember saat ini menunjukkan tren positif dalam pelayanan publik di Jawa Timur, khususnya di kawasan Tapal Kuda. Bahkan, Jember tercatat sebagai salah satu kabupaten pelopor yang menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di tingkat kecamatan, sehingga lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
Gus Fawait menegaskan bahwa tahun 2026 bukan lagi masa adaptasi, melainkan tahun pembuktian kinerja nyata seluruh jajaran birokrasi. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik, mulai dari camat hingga lurah beserta jajarannya, untuk turun langsung mengawasi pelayanan di wilayah masing-masing.
“Saya berpesan agar pelayanan masyarakat benar-benar dipantau. Jangan sampai ada pungutan liar. Jika ditemukan praktik pungli, kami akan menindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Terkait pergeseran jabatan, Gus Fawait menilai hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam birokrasi pemerintahan dan diyakini tidak akan mengganggu kualitas layanan publik. Ia mencontohkan, sepanjang tahun 2025 sejumlah indikator kepuasan masyarakat menunjukkan tren peningkatan, bahkan beberapa di antaranya menempatkan Jember sebagai yang terbaik di wilayah Tapal Kuda.
Dengan formasi pejabat yang telah lengkap dan solid, Gus Fawait optimistis Pemerintah Kabupaten Jember mampu mempercepat kinerja, mengejar ketertinggalan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan berintegritas pada tahun pembuktian 2026.
Ribut Supriadi

